Skip to main content

Selamat Ulang Tahun "Julihandri, G.parah" atau "Julihandri, SE"

Namanya Julihandri tapi anehnya orang-orang memanggilnya "Cian". entah darimana datangnya nama "Cian" itu, padahal dalam nama "Julihandri" tidak ada sama sekali hubungannya dengan nama "Cian". sampai akhirnya dia membuat namanya sendiri "Cian Julihandri", itu satu bukti nyata pengkhianatan terhadap Akte Kelahirannya hahaa :)
mungkin karena terlalu aktif dan nakal, sejak kecil dia di beri julukan genok parah. genok  yang artinya "laki-laki" dalam bahasa Manggarai dan parah yang artinya "parah" atau "nakal yang parah". dan julukan itu melekat di belakang namanya, bahkan hingga dia sudah menggapai gelar sarjana "SE". orang-orang masih memanggilnya "Julihandri Genok Parah, SE". nama yang aneh memang.
hari ini, tanggal 9 July 2013, abangku yang paling keren ini genap berusia 23 tahun. sudah cukup tua.
abangku ini adalah orang yang sangat aktif, tidak mau diam dan selalu mencoba hal yang baru. dia sudah mencoba berbagai kegiatan. mulai dari menjadi musisi dengan menjadi vokalis band, dancer dengan ikut di komunitas breakdance, menjadi artis gadungan dengan mengikuti berbagai tawaran menjadi figuran di beberapa iklan dan FTV, dan yang paling menghebohkan dia menjadi pesulap dan mengikuti tour ke beberapa kota dan perform di kafe-kafe. itu semua adalah beberapa hal kecil yang sudah dia lakukan selama 23 tahun jatah hidup yang telah dilewatinya.
hari ini tepat pukul 00.00 kami memberi surprise party untuk abang. saat kami masuk ke kamarnya, dia masih ngorok. dia cukup terkejut dengan kedatangan kami, walaupun dia mungkin sudah memperkirakan semuanya. setelah menyanyikan lagu selamat ulang tahun dan upacara tiup lilin lengkap dengan ritual make a wish, kami semua berdoa untuk hari ulang tahun abangku yang di pimpin oleh seorang ustad gadungan yang doanya bikin ngakak. setelah 5 kali mencoba memimpin doa akhirnya ustad gadungan ini menyerah dan di gantikan oleh sahabat kecil abangku kemot rasta.
dalam doanya kami semua meminta agar Allah senantiasa selalu melindungi abang dan semua cita-cita dan keinginan abang segera dapat tewujud. amin ^^
kue ulang tahun abang


ini adalah kue ulang tahun abang, dari pacarnya tya. bukan angka 23 yang nyangkut di kue itu, tapi angka 32. itu semua ulah abang febri atau yang lebih akrab di panggil abang kemot rasta, dia sahabat kecil abangku. mereka bersahabat bahkan sebelum bisa berbicara. meski begitu abang baru menyadari kejanggalan pada kue ulang tahunnya setelah upacara tiup lilin selesai, mungkin karena efek nyawanya belum fulltank. 
di ulang tahunnya kali ini abangku mendapat dua kado istimewa dari sahabatnya, yaitu dari abang kemot dan om mario. dia mendapatkan samsung galaksi tab 2 lengkap dengan kondomnya yang bernuansa reagge. saat membuka kado itu abangku kelihatan sangat terkejut, karena abangku memang sedang sangat membutuhkan tablet untuk pekerjaan barunya. tapi dia sangat tidak menyangka kedua sahabat terbaiknya itu memberikannya sebagai kado ulang tahun.
semoga dapat bermanfaat ^^

abang pia sayang..
pia tidak punya apa-apa yang bisa pia berikan pada hari istimewa abang ini..
pia cuma bisa berdoa supaya abang selalu di beri kemudahan untuk semua urusan abang..
semua keinginan dan cita-cita abang bisa segera terwujud..
dan semoga abang selalu di lindungi Allah dalam  keadaan apapun..

terima kasih abang sudah menjadi kakak yang baik selama 23 tahun ini..
pia selalu bangga sama abang..
apapun kata orang tentang abang dan bagaimanapun pandangan orang tentang abang..
bagi pia abang adalah kakak yang hebat dan akan selalu menjadi kakak yang hebat..
semoga kita dapat bersama-sama mengukir senyum yang manis di wajah ayah dan ibu kelak..
amin ya Rab ^^

Comments

Popular posts from this blog

Terlintaskah namaku dalam doamu?

Wahai kau pria dengan wajah teduh Apa kabarmu disana? Aku seperti biasa masih memikirkanmu Masih terpaku dengan angan-angan tentangmu Tentang wajah teduhmu yang tak berani kupandangi Wahai kau pria dengan wajah teduh Sudahkah kau tersenyum hari ini? Aku seperti biasa masih tersenyum setiap mengingatmu Masih hafal gurat indah wajahmu ketika tersenyum Tentang riangnya suaramu yang tak kulupakan Wahai kau pria dengan wajah teduh Sering hatiku ngilu setiap meniti lagi memori tentangmu Tapi bagaimana? Kita bahkan tak punya kenangan apa-apa bersama Hanya ada aku yang tak pernah sanggup menatapmu Hanya ada aku yang tak punya nyali menyapamu Wahai kau pria dengan wajah teduh Sudah ku membentak hati untuk berhenti Logikapun sudah susah payah menasehati Namun namamu seperti enggan pergi Bagaimana denganmu? Terlintaskah namaku dalam doamu? Ahh, kau begitu jauh di utara sana ~

GIVING UP BEFORE STAR

Pernah terbenak untuk menjadi penulis profesional, lalu berhenti karena belum bisa total. Dan semua impian itu akhirnya memudar. Menghilangkan dirinya sendiri.  Entah akan tumbuh lagi. Aku bahkan menyerah sebelum memulai. Berhenti sebelum berlari. Akankah selamanya begini? Menulislah meski hanya satu kalimat sehari, karena mungkin dengan menulis aku bisa kembali merenggut duniaku sendiri yang sudah terlanjur usang ~

Hai Bojonegoro, apa kabar?

Hai Bojonegoro, apa kabar? Aku masih ingat hari itu ketika tiba dikotamu, aku disambut jingga senja yang menakjubkan. Matahari mulai redup di balik pohon-pohon rindang di perbatasan sawah hijaumu. Aku selalu suka jingga senja beradu dengan hijaunya alam, satu lagi hari yang lelah sudah terlewatkan. Senja itu aku memulai langkahku untuk menghadapi tantangan, keluar dari zona nyamanku. Senja itu aku memutuskan untuk berdamai dengan diriku sendiri, untuk mengabdi. Senja itu aku merayumu, maukah kau menerimaku? Warna-warni pelangi almamater dari 13 perguruan tinggi muhammadiyah menghias kotamu pagi itu. Untuk pertama kalinya bertatap muka, saling menyapa. Dari 233 mahasiswa aku dipertemukan dengan delapan wajah baru. Awalnya tampak sedikit menakutkan. Bagaimana tidak? Selama sebulan aku akan berada di tempat yang baru dengan orang-orang yang baru pula. Aku akan menjalani hari-hari dengan orang yang baru saja aku kenal. Bertukar pikiran dengan mereka, dan aku yakin akan sangat sulit ...