Skip to main content

Terlintaskah namaku dalam doamu?

Wahai kau pria dengan wajah teduh
Apa kabarmu disana?
Aku seperti biasa masih memikirkanmu
Masih terpaku dengan angan-angan tentangmu
Tentang wajah teduhmu yang tak berani kupandangi


Wahai kau pria dengan wajah teduh
Sudahkah kau tersenyum hari ini?
Aku seperti biasa masih tersenyum setiap mengingatmu
Masih hafal gurat indah wajahmu ketika tersenyum
Tentang riangnya suaramu yang tak kulupakan


Wahai kau pria dengan wajah teduh
Sering hatiku ngilu setiap meniti lagi memori tentangmu
Tapi bagaimana?
Kita bahkan tak punya kenangan apa-apa bersama
Hanya ada aku yang tak pernah sanggup menatapmu
Hanya ada aku yang tak punya nyali menyapamu


Wahai kau pria dengan wajah teduh
Sudah ku membentak hati untuk berhenti
Logikapun sudah susah payah menasehati
Namun namamu seperti enggan pergi
Bagaimana denganmu?
Terlintaskah namaku dalam doamu?
Ahh, kau begitu jauh di utara sana ~

Comments

Popular posts from this blog

CaptainJack - Musuh Dalam Cermin

Aku Hanyalah orang bodoh yang merasa pimtar Pembohong yang mengaku jujur Pengecut yang selalu sombong Yang kufikirkan hanya diri sendiri Tanpa perduli siapapun Bahkan mreka yang memperhatikanku Cermin membuatku MUAK!!! Apapun yang kulakukan selalu salah Hanya gagal dan terus kalah Kutantang diriku untuk berubah Aku benci diriku Semua sifatku Aku benci diriku Melebihi orang lain yang membenciku Sosok dalam cermin, Banggakah ketika kau berani melawan orang lain Tapi,kau takut korbankan egomu Menyerah pada kebusukanmu Aku benci diriku Kuingin muntah Melihat diriku Di dalam cermin yang kupecah Aku benci diriku Semua sifatku Aku benci diriku Melebihi orang lain yang Benci diriku Semua sifatku Aku benci diriku Melebihi orang lain yang MEMBENCIKU!!!

GIVING UP BEFORE STAR

Pernah terbenak untuk menjadi penulis profesional, lalu berhenti karena belum bisa total. Dan semua impian itu akhirnya memudar. Menghilangkan dirinya sendiri.  Entah akan tumbuh lagi. Aku bahkan menyerah sebelum memulai. Berhenti sebelum berlari. Akankah selamanya begini? Menulislah meski hanya satu kalimat sehari, karena mungkin dengan menulis aku bisa kembali merenggut duniaku sendiri yang sudah terlanjur usang ~

tolong jangan kembali

Jogjakarta, 22 January 2013 Tiba-tiba kau hadir lagi Mengusik hariku lagi dengan lelucon bodohmu Aku mulai tertawa, mengingat betapa bodohnya aku dulu Diriku yag pernah mengatakan ‘I love you’ padamu Diriku yang pernah meneteskan air mata hanya karena melihatmu tertuduk tak berdaya di hadapanku Entah tak terhitung lagi berapa kali kau mengecewakanku Berapa kali kau pergi tanpa kabar dan berapa kali kau mengacuhkan ku demi orang lain Tapi hari ini aku mulai tertawa lagi bersamamu Apa aku terlalu bodoh? Aku tak ingin kau pergi lagi meski aku tau Mengharapkanmu kembali adalah hal paling bodoh yang kini ku inginkan Apa aku siap untuk melepasmu lagi? Saat aku tau bahwa bukan hanya aku yang kau miliki Aku ingin berlalri menjauh darimu Tak ingin lagi masuk dalam kehidupanmu Tapi setiap kali aku mencoba aku hanya bisa tertunduk dan kembali lagi Aku lelah Aku ingin kau pergi Jangan kembali lagi dan jangan pernah hidupkan masa lalu itu lagi Tapi aku y...